Seputar Peradilan

Akhirnya PA Kayuagung terima perkara via e-court “Pengguna Lain”

Kayuagung | dengan terbitnya PERMA Nomor 1 Tahun 2019, pengguna e-Court dibagi menjadi 2 (dua) kategori yaitu Pengguna Terdaftar dan Pengguna Lain. Pengguna Terdaftar yaitu ditujukan untuk advocat/pengacara yang telah diverfikasi oleh Pengadilan Tinggi. Untuk Pengguna Lain, akun didapatkan melalui meja e-court pada pengadilan dengan cara pihak yang berperkara meminta didaftarkan akunnya kepada petugas meja e-court dengan melengkapi persyaratan yang diperlukan, seperti : Kartu Tanda Penduduk (KTP), memiliki e-mail aktif, nomor rekening, dan nomor telepon.

Menindaklanjuti Perma tersebut Pengadilan Agama Kayuagung gencar bersosialisasi kepada para pihak pencari keadilan yang akan berperkara di Pengadilan Agama Kayuagung agar dapat menggunakan fasilitas yang telah disediakan PA Kayuagung berupa “pojok e-court” akhirnya membuahkan hasil.

Rabu (27/11), PA Kayuagung akhirnya terima pendaftaran perkara via e-court “Pengguna Lain”, perkara tersebut berhasil diregister dengan Nomor Perkara 1337/Pdt.G/2019/PA.Kag.

ecourt pengguna

foto : akun pengguna lain yang telah diverifikasi oleh ecourt PA Kayuagung

Pendaftaran perkara via ecourt memiliki banyak keuntungan tersendiri bagi para Penggugat / Pemohon, yang jelas bisa secara langsung dirasakan adalah biaya perkara yang jauh lebih murah dibandingkan dengan mendaftar secara biasa.

“awalnya saya tidak mengetahui bagaimana cara mendaftar perkara via online, tetapi setelah dijelaskan oleh petugas, saya akhirnya memutuskan untuk mendaftar perkara via e-court dengan menyerahkan persyaratan yang diperlukan dan dipandu oleh petugas meja ecourt untuk pembuatan akun”, terang Hrln selaku Penggugat.

“saya bersyukur bisa mendaftar perkara melalui ecourt, dampak yang bisa saya rasakan secara langsung adalah biaya perkara yang jauh lebih murah, terlebih lagi tempat tinggal saya yang jauh dari kantor Pengadilan Agama Kayuagung”, tambah Hrln.

Ketua Pengadilan Agama Kayuagung, Dra. Sri Wahyuningsih, S.H., M.H saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran pimpinan dan pegawai Pengadilan Agama Kayuagung atas kerjasama dan kekompakan yang dibina.

ini merupakan jawaban atas apa yang ditanyakan oleh Ibu Dra. Hj. Nur Djannah Syaf, SH. M.H. (Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama pada Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI) beberapa waktu lalu secara live / telekonference tentang penerimaan perkara via ecourt, khususnya akun pengguna lain,  alhamdulillah kita dapat melaksanakan amanah yang berikan, tegas Ibu Ketua PA Kayuagung, Dra. Sri Wahyuningsih, S.H., MH.

Penerimaan perkara via ecourt Pengadilan Agama Kayuagung sampai November total berjumlah 23 perkara dengan rincian 20 perkara gugatan (19 pengguna terdaftar advocat, 1 perkara pengguna lain) dan sebanyak 3 perkara permohonan.

Admin – PA Kayuagung