Seputar Peradilan

PA Kayuagung Hadiri Bimtek dan Sosialisasi Implementasi 9 Aplikasi Inovasi Badilag

bimtek 9 inovasi baner
Palembang | Pengadilan Tinggi Agama Palembang kembali melaksanakan bimbingan teknis & sosialisasi implementasi 9 aplikasi inovasi Badan Peradilan Agama MA. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Lt. 4 Pengadilan Tinggi Agama Palembang, Kamis (14/11). Kegiatan dibuka secara langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang, Drs. H. Endang Ali Ma'sum, S.H., M.H sekira pukul 08.30 Wib.

Kegiatan bimtek & sosialisasi ini dihadiri oleh Panitera, Kasub Bag TI dan Operator seluruh PA sewilayah Pengadilan Tinggi Agama Pelembang.

Seolah tak mau ketinggalan, Panitera PA Kayuagung, Drs. Khodijah, S.H., M.H, Kasub Bag TI, Agus Priyono, S.H serta 2 orang operator Muhammad Arqomsyah, S.H dan Rian Purnama Suci, S.Kom ambil bagian dari kegiatan bimtek dan sosialisasi tersebut.

Adapun narasumber kegiatan ini dari staf Ditjen Badilag MARI, Sdr. Aulia Rahman yang juga merupakan dari Tim "devel" pengembang 9 aplikasi inovasi Badilag.

Acara kegiatan bimtek dan sosialisasi ini diagendakan selama 2 hari, Kamis (14/11) - Jumat (15/11). Pada sesi pertama, narasumber memaparkan satu persatu dari 9 aplikasi inovasi tersebut dan bagaimana penerapannya di lapangan.

9 aplikasi tersebut diantaranya Antrian Sidang Online, e-Register dan e-Keuangan, Basis Data Terpadu Kemiskinan, Informasi Perkara (ACO Integrated System) yang telah tersedia di Play Store, e-EKSAMINASI, Notifikasi Perkara, PNBP, dan Command Center Badilag.

Kemudian, dikarenakan Hakim Tinggi juga mengikuti kegiatan bimtek & sosialisasi ini, maka narasumber & panitia kegiatan berinisiatif untuk "membedah" aplikasi eksaminasi.

Dalam paparan narasumber, aplikasi eksaminasi ini ditujukan untuk para hakim dalam mengeksaminasi putusan yang dilakukan secara elektronik.
Jadi, hakim yang akan dieksaminasi putusannya serta hakim yang akan mengeksaminasi putusan tidak perlu lagi repot - repot untuk mengirimkan fisik berkas perkara, melainkan tinggal mengupload berkas tersebut di aplikasi eksaminasi tersebut, jelas Aulia.

Selain itu juga, hakim yang berkasnya sedang di eksaminasi tidak akan mengetahui siapa yang mengeksaminasi berkasnya, karena sistem akan mengacak "random" kepada siapa berkas tersebut akan dieksaminasi, hal ini bertujuan untuk seobjektif mungkin menilai berkas yang akan dieksaminasi, pungkas Aulia.

Kemudian pada sesi selanjutkan dipaparkan aplikasi command centre / telekonference dan simtalak pnbp.

Admin | PA Kayuagung