Seputar Peradilan

ADA YANG DATANG DAN ADA YANG PERGI

cover wakaKAYUAGUNG | Jam dinding menunjukkan pukul 2 siang, udara panas di luar namun dingin di dalam ruangan. Ruang sidang utama mulai ramai, bukan karena pengunjung sidang, tapi separuh pegawai berkumpul di sana. “Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan wakil ketua dan pisah sambut ketua dan hakim Pengadilan Agama Kayuagung”, tertulis di spanduk besar sejauh mata memandang.

Bagian protokol dan sekretariat sibuk wara wiri mengatur susunan acara dan tamu yang terus hadir. Meskipun tidak banyak, namun kehadiran ibu-ibu dharmayukti karini sempat membuat suasana terhibur, apalagi saat rombongan dari PA Kotabumi berdatangan.

Sekitar pukul 2 lewat 20 menit, acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya dan hymne Mahkamah Agung dilanjutkan pembacaan doa. Selanjutnya pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan wakil ketua PA Kayuagung H. Zumrowi, S.Ag, MH, mantan ketua PA Kotabumi yang mendapat mandat di Kayuagung selama beberapa waktu ke depan. Beliau akan mendampingi pak ketua Drs. Malem Puteh, SH, MH yang baru saja di lantik pekan silam.

Acara semakin khidmat dan hening, saat ketua PA Kayuagung mengangkat sumpah dan membacakan naskah sumpah, tapi kemudian acara menjadi terhibur saat penayangan video pak Drs. Cik Basir, SH, MHI selama memimpin PA Kayuagung lebih 3 bulan.

“Saya banyak mendapatkan pelajaran selama di sini, ke depan saya akan terbiasa menghadapi orang-orang yang beraneka macam cara dan perilaku, mungkin saya tidak akan ke sini lagi karena sudah dua kali,” tegas Cik Basir saat menyampaikan sambutan didampingi istri.

Beliau akan menjadi wakil ketua PA Tangerang kelas 1A khusus di pulau Jawa, selama menjalani karir sebagai hakim, pak Cik Basir selalu menekankan aspek kepedulian sesama dan kerja tim, alhasil saat memimpin PA Kayuagung, peringkat SIPP selalu berada di urutan pertama kategori 3 tingkat nasional.

Keberhasilan itulah yang mengantarkan beliau hijrah ke pulau Jawa dan mendapatkan tempat selayaknya. Selain itu, hakim PA Kayuagung Yunizar Hidayati, SHI pun menyampaikan rasa bangga menjadi bagian dari keluarga PA Kayuagung.

“Walaupun kita tidak satu kantor tapi tolong tegur saya jika ada kesalahan, bukanlah perpisahan yang disesali tapi pertemuan yang harus disesali itu kata pepatah, tapi bagi saya bertemu dengan keluarga besar PA Kayuagung tidak membuat saya menyesal, justru saya bangga bisa belajar banyak di sini dan akan saya bawa ke PA Prabumulih,” kata wakil PA Prabumulih itu.

wakabelakang

Rangkaian acara itu semakin memuncak saat pembagian cinderamata dan foto bersama, meskipun jam telah menunjukkan pukul 16.13 wib, suasana masih haru dan bahagia, sebagian pegawai melepaskan kenangan terakhir di ruang sidang utama bersama pak Cik Basir dan ibu Yunizar, selalu ada yang datang dan pasti ada yang pergi !.....(humas_pakag)